KOTA Tomohon kini mengambil langkah tegas demi melindungi warganya dari potensi bencana alam.
Gunung Lokon yang berstatus Level II (Waspada) menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dalam beberapa pekan terakhir.
Menurut laporan Pos Pengamatan Gunung Api PVMBG, terdeteksi 19 kali gempa vulkanik dangkal dalam waktu singkat.
Status ini menandakan bahwa kawasan di sekitar kawah Lokon memiliki potensi bahaya yang tidak bisa dianggap enteng.
Langkah preventif pun diambil dengan menutup seluruh jalur pendakian menuju Gunung Lokon, termasuk Gunung Empung. Penutupan ini berlaku untuk radius 1,5 kilometer dari pusat kawah.
Larangan Pendakian Dibarengi Edukasi dan Imbauan Ramah Lingkungan
Tidak hanya menutup jalur pendakian, Pemerintah Kota Tomohon juga memberikan edukasi kepada masyarakat setempat.
Melalui selebaran resmi yang beredar di media sosial sejak 1 Agustus 2025, BPBD Tomohon mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan.
Warga juga diingatkan untuk tidak membakar sampah di area permukiman dan perkebunan yang dekat dengan lereng gunung.
Baca Juga:
MBG Hadir untuk Menguatkan Generasi dan Membangun Kesadaran Gizi Masyarakat
Lebih dari 300 Peserta Ikuti Diskusi tentang Kerja sama Hukum Tiongkok-ASEAN di Chongqing
Upaya ini merupakan bagian dari mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi di musim kemarau.
Lurah Kinilow Satu, Seska Mangundap, dalam berbagai kesempatan juga mengajak warganya untuk mematuhi aturan demi keselamatan bersama.
Data Cuaca dan Risiko Kebakaran Jadi Dasar Kebijakan Preventif
Kebijakan ini tidak dibuat secara sembarangan. Pihak BPBD mengacu pada data cuaca BMKG dan pengamatan langsung PVMBG mengenai kondisi tanah dan aktivitas vulkanik.
Musim kemarau yang sudah mulai memasuki puncaknya membuat vegetasi di sekitar Lokon menjadi sangat kering dan mudah terbakar.
Baca Juga:
YOFC Indonesia Merayakan Hari Jadi Ke-10, Terus Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Inklusif
Risiko karhutla meningkat drastis bila ada aktivitas manusia yang tidak terkontrol, terutama pembakaran.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tomohon memilih pendekatan mitigasi berbasis data, bukan hanya larangan tanpa alasan.
Langkah ini juga sejalan dengan strategi nasional pengurangan risiko bencana berbasis komunitas yang digagas BNPB.
Sanksi Diberlakukan untuk Pelanggar, Tapi Solusi Kolektif Diutamakan
Meski terdapat ancaman sanksi hukum bagi pelanggar larangan, pendekatan yang diutamakan oleh BPBD adalah partisipatif.
Warga diedukasi, diajak berdialog, dan dilibatkan dalam pengawasan lingkungan.
Kepala BPBD Tomohon, Hengky Supit, meskipun belum memberikan keterangan langsung, namun kebijakan yang dijalankan menunjukkan pola mitigasi berbasis komunitas.
Baca Juga:
FlazzTax Tampilkan Keunggulan Tax Holiday Indonesia di Trade Expo Indonesia 2025
Resmi Berkolaborasi dengan Honor of Kings, Comfee kini menyasar e-sports Indonesia!
Sanksi hanya akan dijatuhkan bila terjadi pelanggaran berat, seperti pembakaran hutan yang disengaja atau masuk ke zona bahaya.
Pendekatan ini dinilai lebih efektif membangun kesadaran warga dibanding pendekatan represif semata.
Solusi Berkelanjutan: Kolaborasi Warga, Pemerintah, dan Lembaga Vulkanologi
Kebijakan larangan mendaki Gunung Lokon ini bukan sekadar upaya sesaat. Ini bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ketangguhan kota terhadap bencana alam.
Kota Tomohon dikenal sebagai daerah rawan bencana geologi dan hidrometeorologi.
Namun, pendekatan baru yang diterapkan kini fokus pada kolaborasi antar-lembaga dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan pelibatan aktif dari warga Kelurahan Kinilow dan Kinilow Satu yang menjadi jalur pendakian, upaya mitigasi lebih mudah dijalankan.
Dalam jangka panjang, upaya ini diharapkan membangun budaya sadar risiko, terutama di kawasan pegunungan aktif seperti Lokon.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com.
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Arahnews.com dan Prabowonews.com.
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com.
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center












