Rainbowco Perkuat Kapabilitas Solusi Fondasi PLTB Lepas Pantai Berbekal Pengalaman Proyek Global

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QIDONG, Tiongkok, 8 Juli 2026 /PRNewswire/ — Nantong Rainbow Offshore & Engineering Equipment Co., Ltd. (ROC), anak usaha Jiangsu Rainbow Heavy Industries Co., Ltd. (RHI) (SZSE: 002483), terus memperkuat perannya di industri manufaktur peralatan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) lepas pantai. Dengan dukungan kapasitas produksi berskala besar, rekam jejak proyek internasional, dan jaringan layanan global, ROC mendukung pertumbuhan industri PLTB lepas pantai di seluruh dunia melalui solusi fondasi yang andal.


Berdiri sejak 2011 di Qidong Marine Industrial Park, Provinsi Jiangsu, ROC berkembang menjadi salah satu pusat manufaktur utama di Tiongkok untuk industri PLTB lepas pantai, perkapalan, dan teknik maritim.

ROC memiliki fasilitas produksi seluas sekitar 500.000 meter persegi yang dilengkapi akses tepi Sungai Yangtze sepanjang 800 meter. Fasilitas tersebut didukung layanan fabrikasi, perakitan, inspeksi, pelapisan, hingga logistik heavy-lift. Dengan layanan tersebut, ROC mampu memproduksi dan mengirimkan fondasi PLTB lepas pantai secara efisien dalam jumlah besar.

Sebagai salah satu unit bisnis utama RHI dalam segmen manufaktur peralatan mutakhir, ROC memproduksi berbagai peralatan untuk industri PLTB lepas pantai dan teknik maritim. Portofolionya mencakup kapal lepas pantai, fondasi monopile, fondasi tipe jacket, serta berbagai struktur pendukung yang digunakan pada proyek PLTB di perairan dangkal hingga laut dalam.

Hingga kini, ROC telah mengirimkan hampir 800 fondasi monopile beserta struktur baja pendukung untuk berbagai proyek di Tiongkok maupun pasar internasional. ROC juga terlibat dalam pembangunan sejumlah proyek penting, seperti Huadian 1001, kapal instalasi turbin angin lepas pantai pertama di Tiongkok; kapal pengangkut berat berkapasitas 4.000 ton milik IHC; platform instalasi PLTB lepas pantai Huadian Wenqiang berkapasitas 600 ton; serta kapal operasi dan pemeliharaan PLTB lepas pantai Dolphin 01. Berbagai proyek tersebut memperkuat pengalaman dan kemampuan ROC dalam memproduksi peralatan teknik maritim berukuran besar.

Berbekal jaringan manufaktur dan layanan global milik RHI, ROC didukung lima basis produksi dan hampir 30 lokasi layanan lokal yang tersebar di enam benua. Saat ini, jangkauan bisnis ROC telah mencakup lebih dari 50 negara dan wilayah. Dengan jaringan tersebut, ROC menyediakan layanan terpadu bagi pelanggan internasional, mulai dari dukungan proyek dan proses manufaktur hingga pengiriman akhir.

Ke depan, ROC akan terus meningkatkan inovasi teknologi, kapasitas produksi, dan kemampuan pelaksanaan proyek di pasar internasional. Bersama para mitra global, ROC berkomitmen mendukung pertumbuhan PLTB lepas pantai sekaligus mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Berita Terkait

53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia
Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan
Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”
Hisense Hadirkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Seru dan Imersif dari Rumah
Dialog Tiongkok-Meksiko Bahas Peran Transportasi Rel dalam Pembangunan Kota dan Kerja sama Kebudayaan yang Berkelanjutan
EACON Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Percepat Pertumbuhan Sektor Tambang Otonom di Pasar Global
Asana Partners dan Norges Bank Investment Management Memulai Kemitraan Strategis di Sektor Ritel Lingkungan
SAUDI PERKENALKAN “PACKAGE VISA”, INTEGRASIKAN PEMESANAN PERJALANAN DENGAN KEMUDAHAN PROSES PERMOHONAN VISA

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:21 WIB

53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:21 WIB

Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:11 WIB

Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:13 WIB

Hisense Hadirkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Seru dan Imersif dari Rumah

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:25 WIB

Dialog Tiongkok-Meksiko Bahas Peran Transportasi Rel dalam Pembangunan Kota dan Kerja sama Kebudayaan yang Berkelanjutan

Berita Terbaru