Milliken Tingkatkan Kapabilitas Inovasi melalui Fasilitas “Pilot Plant” untuk Solusi Polimer Baru di Pune, India

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Milliken Tingkatkan Kapabilitas Inovasi melalui Fasilitas

Milliken Tingkatkan Kapabilitas Inovasi melalui Fasilitas "Pilot Plant" untuk Solusi Polimer Baru di Pune, India

Fasilitas baru ini memperkuat kemampuan Milliken dalam mempercepat pengembangan dan peningkatan skala solusi material canggih untuk pasar global.  

PUNE, India, 25 Juni, 2026 /PRNewswire/ — Milliken & Company meresmikan fasilitas pilot plant berteknologi mutakhir di Pune, India. Selain semakin memperkuat bisnis solusi polimernya, investasi ini meningkatkan kemampuan Milliken dalam mempercepat inovasi bagi pelanggan di berbagai pasar dunia.

Fasilitas ini mendukung berbagai proses pengolahan, mulai dari sistem berbasis serbuk (powder), adonan (dough dan paste), hingga cairan. Mampu meniru kondisi nyata di lingkungan manufaktur, pilot plant ini membantu Milliken mengembangkan solusi yang lebih siap diproduksi dalam skala besar dengan hasil yang presisi dan konsisten. Dengan demikian, pilot plant ini turut mempercepat proses dari tahap konsep hingga komersialisasi.

"Peresmian pilot plant ini mencerminkan komitmen Milliken untuk terus berinvestasi pada inovasi dan kapabilitas yang memprioritaskan pelanggan," ujar Vice President, Operations, yang juga menjabat Country Manager, Milliken India, Joseph Varghese. "Dengan mengintegrasikan kemampuan pemrosesan dan pengujian canggih dalam satu lokasi, kami dapat mempercepat siklus pengembangan serta menghadirkan solusi yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan global yang terus berkembang."

Fasilitas ini dilengkapi berbagai mesin percontohan dan sistem yang fleksibel untuk beragam kebutuhan proses manufaktur, termasuk pencampuran (mixing), ekstrusi (extrusion), granulasi (granulation), pengeringan (drying), dan penggilingan (milling). Kemampuan pilot plant ini mencakup berbagai jenis formulasi, mulai dari material berbentuk serbuk hingga cairan dengan viskositas tinggi sehingga tim pengembangan produk dapat mereplikasi berbagai kondisi produksi dan menguji proses dalam beragam skenario. Milliken membangun fasilitas ini menggunakan material kontak bermutu tinggi dan melengkapinya dengan berbagai fitur keselamatan terintegrasi guna memastikan efisiensi, konsistensi, dan keamanan operasional dalam seluruh aktivitas.

Peralatan khusus yang tersedia di fasilitas tersebut mendukung berbagai kebutuhan pemrosesan dan formulasi, mulai dari ekstrusi dan pengurangan ukuran partikel hingga granulasi terkendali dan pencampuran cairan dengan pengaturan suhu yang presisi. Kapabilitas tersebut membantu Milliken menjajaki berbagai aplikasi, serta menyediakan solusi yang kuat secara teknis dan siap ditingkatkan ke skala produksi yang lebih besar.

Melalui investasi ini, Milliken mampu mempersingkat siklus pengembangan produk, mempercepat peningkatan skala produksi, dan merespons kebutuhan pelanggan yang terus berubah secara lebih efektif. Fasilitas baru ini juga memperluas kapabilitas Milliken di sektor barang konsumsi kemasan dan berbagai aplikasi terkait lainnya, serta menegaskan komitmen Milliken dalam menghadirkan inovasi, kecepatan, dan kolaborasi pelanggan di pasar global.

Tentang Milliken
Melalui teknik material, Milliken menghadirkan berbagai inovasi masa depan. Milliken memiliki portofolio produk yang mencakup tekstil, pelapis lantai, bahan kimia khusus, serta solusi layanan kesehatan. Informasi selengkapnya: milliken.com dan akun media sosial Milliken di FacebookInstagram, serta LinkedIn.

 

Berita Terkait

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara
Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”
Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat
KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum
Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut
Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS
TEATER BESAR TAMAN ISMAIL MARZUKI SEDERHANAKAN ALUR KERJA WIRELESS DENGAN SENNHEISER SPECTERA
Xinhua Silk Road: Model Kemitraan yang Digagas Hunan Buka Jalur Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-Afrika

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 07:13 WIB

Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”

Kamis, 3 September 2026 - 05:19 WIB

Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat

Kamis, 3 September 2026 - 03:00 WIB

KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum

Kamis, 3 September 2026 - 02:31 WIB

Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS

Berita Terbaru