JAKARTA, Indonesia, 30 April, 2026 /PRNewswire/ — Bertepatan dengan Pekan Imunisasi Dunia, Pfizer Indonesia, bersama para tenaga kesehatan, meluncurkan "For the Reasons that Matter", sebuah kampanye kesadaran publik yang berfokus pada kesehatan pernapasan orang dewasa. Dilaksanakan secara serentak di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina, kampanye ini menghadirkan para ahli medis dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran tentang bagaimana penyakit pernapasan serius, termasuk COVID-19, influenza, RSV, dan penyakit pneumokokus, dapat memengaruhi kualitas hidup, kemandirian, serta kemampuan untuk tetap hadir bagi orang-orang dan tanggung jawab yang paling berarti.
Deborah Seifert, Cluster Lead, Pfizer Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Filipina bersama Mitra yang Berpartisipasi di seluruh MISP.
"Di keempat pasar kami, kami melihat adanya kesenjangan yang jelas antara apa yang diharapkan orang dewasa untuk kesehatan mereka dan langkah yang mereka ambil untuk menjaganya. Banyak orang dewasa sangat peduli untuk tetap sehat, namun percakapan mengenai kesehatan pernapasan sering kali ditunda hingga terasa mendesak. "For the Reasons that Matter" dihadirkan untuk membuat percakapan ini lebih relevan, lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, dan mendorong tindakan nyata. Kampanye ini bertujuan membantu orang dewasa tetap sehat, dengan tenaga kesehatan memainkan peran penting dalam membimbing percakapan tersebut," ujar Deborah Seifert, Cluster Lead Pfizer untuk Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Filipina.
Indonesia menggambarkan tantangan ini dengan sangat jelas. Dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, sekaligus tengah memasuki fase penuaan populasi. Jumlah penduduk lanjut usia berusia 60 tahun ke atas mencapai hampir 34 juta orang pada tahun 2025, atau sekitar 12% dari total populasi nasional, menurut BPS-Statistics Indonesia. Dalam konteks ini, infeksi saluran pernapasan akut menjadi penyakit yang paling banyak dilaporkan di Indonesia, dengan lebih dari 13 juta kasus tercatat hingga November 2025 saja, menurut Kementerian Kesehatan.
Pekan Imunisasi Dunia, yang diperingati setiap tahun pada minggu terakhir bulan April, menjadi pengingat bahwa perlindungan kesehatan tidak mengenal batas usia. Penyakit pernapasan serius, termasuk influenza, RSV, COVID-19, dan penyakit pneumokokus, bukan hanya menjadi perhatian pada anak-anak. Bagi orang dewasa yang lebih tua dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, penyakit pernapasan serius tidak hanya berarti sakit selama beberapa minggu, tetapi juga dapat menyebabkan penurunan jangka panjang pada kemandirian serta kualitas hidup yang telah mereka upayakan untuk pertahankan. Penyakit pernapasan tidak menunggu waktu yang tepat dan tidak datang sesuai dengan jadwal kita.
"Data mengenai musim hujan di Indonesia menunjukkan bahwa penyakit pernapasan seperti infeksi RSV dan influenza di sini bukanlah sesuatu yang terjadi secara acak. Penyakit ini bersifat musiman, dapat diprediksi, dan bagi orang dewasa dengan penyakit kardiovaskular, diabetes, atau kondisi kronis lainnya, infeksi pneumonia bisa benar-benar menjadi risiko serius yang dapat berakhir dengan kematian. Tingkat fatalitas sekitar 5% untuk pneumonia yang didapat dari komunitas bukanlah angka yang seharusnya kita anggap sebagai hal yang tidak terhindarkan. Angka tersebut mencerminkan dampak ketika penyakit serius terjadi pada pasien yang belum siap menghadapinya," ujar Dr Dirga Sakti Rambe, Spesialis Penyakit Dalam.
Di inti kampanye ini terdapat sebuah kebenaran yang sederhana namun kuat: orang dewasa menjaga kesehatan bukan semata-mata demi kesehatan itu sendiri, tetapi demi orang-orang dan kehidupan yang tidak dapat mereka relakan untuk kehilangan. Di Indonesia, makna ini terasa begitu nyata. Sosok ibu yang menjadi penopang keluarga lintas generasi. Seorang ayah yang mengantar anak ke sekolah, merawat orang tuanya, dan hadir setiap hari untuk bekerja. Seorang kakek atau nenek yang kehadirannya menjadi denyut kehidupan dalam keluarga.
Orang dewasa, khususnya lansia dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit paru kronis, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai cara menjaga kesehatan dan mengurangi risiko penyakit pernapasan serius seperti COVID-19, influenza, RSV, dan penyakit pneumokokus.






